Zahraflo’s Weblog

Maut Mengancam Kita!!!

Posted by: zahraflo on: April 16, 2008

Sedikit cerita ini semoga bisa membuat kita semua mulai menyadari
pentingnya memiliki pola hidup yang sehat.

Hari itu, Dina (32) meminta izin pulang lebih cepat dari kantornya. Sejak
Pagi, Dina merasa pusing dan mual. "Aku masuk angin nih," keluhnya pada
Fahmi (35), suaminya melalui telepon.

Setiba di rumah, Dina memesan bubur ayam serta teh panas untuk
mengurangi rasa tak enak badan yang dideritanya.
Setelah kerokan, ia mengoleskan minyak kayu putih ke seluruh badannya,
sebelum beranjak tidur.

Lepas senja, Dina belum bangun juga, Fahmi yang baru saja pulang kantor.
Menengok ke kamar, ditempat tidur Dina memang masih tertelungkup,
tapi.... sudah tak bernapas lagi!

Wajahnya kebiruan, tampaknya, Dina menahan rasa sakit sesaat sebelum
menghembuskan napas terakhirnya.

Selain panik, suaminya juga bingung, Sejauh diketahuinya, selama ini
kondisi kesehatan Dina baik-baik saja. Bahkan istrinya itu tergolong
wanita gesit yang memiliki segudang aktivitas setiap harinya,
Lantas, Penyakit "tersembunyi" apakah yang merenggut nyawa Dina?

Menurut dr. H. Djoko Maryono, DSPD, DSPJ, ahli internis dan kardiologi
dari RS Pusat Pertamina, yang dialami Dina adalah Angina Pectoris.
Orang-orang kita dulu biasa menyebutnya sebagai penyakit angin duduk.
(Lucu ya...ada angin bisa duduk....hehehehe. .)

Gejalanya memang mirip masuk angin biasa, hanya sedikit lebih berat.
Takmengherankan. Penyakit ini cenderung disepelekan.
Masuk angin yang satu ini ternyata bukanlah masuk angin biasa. "Yang biasa
disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung
koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung
meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan
pertama" dr. Joko mengingatkan.

Karena itu, kematian yang terjadi sama sekali bukan akibat kerokan atau
pengolesan minyak angin, seperti yang dilakukan Dina, melainkan karena
tidak terdeteksinya kelainan pada jantung penderita.

Padahal, seandainya sepulang kantor Dina langsung pergi ke Rumah Sakit
atau ke dokter, dan bukannya malah kerokan dirumah yang sama sekali tidak
ada hubungannya dengan sang penyakit, mungkin nyawanya masih sempat
terselamatkan.

Ciri-ciri pusing, mual dan kembung yang dialami penderita Angina
pectorismemang nyaris serupa dengan penyakit masuk angin biasa.
Hanya penderita juga merasakan dada sesak, nyeri dibagian ulu hati, keluar
keringat sebesar jagung, serta badan terasa dingin. Sayangnya, hal ini
sering tidak disadari sebagai indikasi adanya gangguan pada jantung yang
sifatnya kritis.

Menurut dr, joko, 20% dari keluhan angina pectoris yang diperiksakan ke
dokter atau rumah sakit ternyata terdeteksi sebagai penyakit jantung
koroner akut.

Penyakit ini merupakan gangguan pada jantung akibat adanya kelainan pada
pembuluh koroner, sehingga darah tidak mampu mengantarkan zat-zat yang
dibutuhkan oleh jaringan dinding rongga jantung. Karena itu, jika tidak
terdeteksi sejak awal, penderitanya bisa mengalami sudden death.

Penyakit angina pectoris itu sendiri berupa perasaan tidak nyaman
berkepanjangan, yang terjadi lebih dari 5 menit, akibat menurunnya tekanan
darah yang memompa jantung. Akibatnya, jantung membutuhkan lebih banyak
oksigen. Karena jantung tidak mampu memompa dengan sempurna, maka pembuluh
darah mengadakan reaksi pemulihan berupa kontraksi guna
mencukupi pengisian oksigen pada pompa jantung tadi, kontraksi itulah yang menimbulkan keringat dingin pada kulit.

PERBAIKI GAYA HIDUP!!!

Sumber masalah sesungguhnya terletak pada penyempitan pembuluh darah
jantung (vasokonstriksi) . Penyempitanini diakibatkan oleh empat hal : -
Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis)dalam pembuluh darah akibat
konsumsi kolesterol tinggi.
- Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus);
- Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh.darah akibat kejang yang       terus menerus.
- Keempat, infeksi pada pembuluh darah.

" Gaya hidup masa kini yang kurang sehat dan tidak teratur adalah
pemicunya" tegas dr, Joko.

Menurutnya, Zaman sekarang orang cenderung melupakan
pentingnya olahraga ( wah..wah termasuk saya sih hehehe...), hidup dalam
kondisi stress, sering tidur larut malam,dan sering mencoba bermacam pola
diet yang tidak sehat.

Kurang atau tak pernah olahraga akan menghambat kelancaran metabolisme
tubuh. Akibatnya, akan terjadi pengendapan lemak yang perlahan-lahan dapat
menyumbat lajunya aliran darah ke jantung.

Sementara itu, orang sekarang banyak yang mengaku tak punya cukup waktu
oalahraga (kalo saya sih males aja...), menjaga diri dari kemungkinan
obesitas (kelebihan berat badan) juga berperan penting untuk kesehatan
jantung, karena kelebihan lemak dapat meminimalkan gerak pompa jantung,
(your waist is your heart, begitu kata orang jawa...pinggang kamu adalah
kesehatan kamu ).

Jadi jaga ukuran pinggang anda, karena perutlah semua jenis lemak
menumpuk. Untuk wanita, maksimal 80 cm, dan untuk pria, maksimal 90 Cm,
karena jaga pola makan, hindari Junk Food, perbanyak asupan buah dan
sayuran serta fiber.

Menjauhkan diri dari stress, juga bisa mencegah kita dari penyakit jantung
koroner, Pasalnya, dalam keadaan stress kinerja tubuh serta otak dipaksa
untuk bekerja secara berlebihan, Hasilnya, kondisi tubuh selalu dalam
keadaan letih dan porsi istirahat berkurang. "Kurangnya istirahat dapat
mengakibatkan pengentalan darah, yang dapat meningkatkan hormon adrenalin,
akibatnya bisa ditebak serangan jantung lebih gampang
terjadi,” ujar dokter specialist jantung di RSPP.Pertamina tersebut.

Tinggalkan Balasan

 

April 2008
S S R K J S M
« Feb   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blog Stats

  • 3,810 hits

Halaman

a

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Tag