Musim hujan sudah mulai datang dan genangan-genangan air mulai ada di sana sini. Banyak sarang-sarang nyamuk yang perlu dibasmi, yang memungkinkan daerah kita terkena wabah demam berdarah. Tapi ups ternyata ada penyakit yang lebih berbahaya daripada demam berdarah, yaitu leptovirosis. Waspadai genangan-genangan air yang mungkin terdapat kencing tikusnya. Ini mungkin banyak terdapat di lingkungan dengan populasi tikus yang tinggi. Ada apa dengan kencing tikus tersebut? Kencing tikus tersebut bisa saja mengandung bakteri leptovira yaitu bakteri yang menyebabkan penyakit leptovirosis pada tikus yang mengakibatkan kerusakan pada orga ginjalnya. Mungkin tanpa sengaja anda menginjak genangan air yang mengandung bakteri leptoviranya, apalagi jika terdapat luka pada tubuh anda, maka bakteri ini akan berpindah ke tubuh anda. Bagi manusia yang terserang bakteri leptovira, biasanya akan langsung terjangkiti leptofirosis. Gejalanya adalah demam tinggi, disertai air kencing yang bercampur darah, serta kelopak mata dan retina akan tampak menguning. Apabila tidak segera mendapat pertolongan selama lima hari sejak terjangkiti penderita dapat meninggal. Penyakit ini belum genap lima tahun ditemukan di Indonesia. Untuk mencegahnya sebaiknya kita menjaga lingkungan kita tetap bersih dan selalu menggunakan alas kaki. Untuk penanganan bagi manusia yang terjangkiti lapstofirosis, dilakukan langkah awal pemberian antibiotik. Hal ini dimaksudkan menambah kekebalan tubuh, agar bakteri lapstofira yang telah masuk ke dalam tubuh tidak menyebar dan merusak organ ginjal. Data di atas saya dapatkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dalam kegiatan sosialisasi bahaya lapstofirosis. Tapi sumber lain menyebutkan bahwa leptovirosis disebabkan oleh kutu tikus. Baca di sini, ini adalah terjemahannya. Dan apakah leptovirosis juga terdapat pada anjing? karena saya membaca anjing diberi vaksin anti leptovirosis, baca di sini.
Yang jelas kita wajib menjaga kebersihan lingkungan agar tak terjangkiti penyakit yang disebabkan karena lingkungan yang kotor.

