Konversi mitan ke elpiji ternyata menimbulkan berbagai masalah dimana-mana. hampir tiap hari terdengar berita tetang tabung gas yang meledak. Mungkin ini sebuah ketidaksiapan konsumen, atau bisa jadi masih belum sempurnanya keamanan penggunaan elpiji.
Mungkin penyebab terjadinya ledakan gas yang sering kita dengar berbagai macam, bisa karena kelalaian atau memang tabung yang digunakan bocor.
Saya beberapa kali mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan menggunakan tabung elpiji 3Kg. Saya dan suami sudah mencoba untuk berhati-hati dan memperhatikan faktor keamanan. Selalu mengecek kebocoran memasang dengan benar tabung gasnya.
Suatu pagi kami terbangun dan hendak ke kamar mandi. Bau tak sedap tiba-tiba tercium dari dapur. Ketika tabung gas dihampiri ternyata basah dan isinya kosong. Padahal tidak terjadi apapun pada hari sebelumnya, tidak terdengar suara desis atau bau yang menyengat. Tapi ternyata semalaman tabung gas itu mengeluarkan isinya sendiri dan kami tak menyadarinya sama sekali. Merasa rugi memang, gasnya terbuang sia-sia, padahal isinya belum habis terpakai setengahnya. Tapi kami tetap bersyukur, ternyata tidak terjadi apa-apa semalaman.
Kejadian berikutnya ketika saya sedang memasak tercium bau tak sedap, seperti bau kotoran hewan, dan terdengar suara desisan. Saya segera memanggil suami, kompor segera dimatikan dan ternyata memang gasnya bocor, padahal sudah beberapa hari tabungnya dipakai tidak terjadi apapun. Suami segera memperbaikinya dan tidak terdengar lagi bunyi desisan. Tapi keesokan harinya ketika saya memsasak lagi terjadi hal yang sama. dan ketika dimatikan elpijinnya menjadi habis. Duh rugi lagi, gasnya bocor terbuang percuma.
Hemat, mungkin. Aman, ga’ jamin.
Jika saya memberikan penilaian dari angka 1 sampai 5 dan tingkat kemanan tertingi adalah 1, maka saya akan memberikan angka 4. Bagaimana dengan anda? apakah anda pernah mengalami hal yang tidak mengenakkan seperti saya?
Mudah-mudahan keamanan penggunaan tabung elpiji bisa lebih ditingkatkan pemerintah.

